Frequently Asked Question

List pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah jamu itu ?

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal. Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Seringkali kuning telur ayam kampung juga dipergunakan untuk tambahan campuran pada jamu gendong.

Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya. Bahkan ada pula jamu yang ditambah dengan anggur. Selain sebagai pengurang rasa pahit, anggur juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

Bagaimana cara menyeduhnya ?

Menyeduh jamu, terutama yang bahan dasarnya sudah berupa serbuk sangatlah mudah. Semudah menyeduh kopi, yang dibutuhkan adalah sebuah cangkir (150-200 ml) dan air hangat. Tuangkan serbuk jamu kedalam cangkir yang sudah disediakan, lalu tuang air hangat sesuai selera sambil terus diaduk. Jika jamu sudah tercampur seluruhnya tambahkan madu atau gula dan telur ayam kampung (sesuai selera) dan jamu pun siap dinikmati.

Apa saja kegunaan jamu ?

Jamu sebagai obat tradisional asli Indonesia telah dipercaya selama ratusan tahun sebagai penyembuh dari berbagai macam penyakit. Dan tidak jarang juga jamu dikonsumsi sebagai pencegahan dari penyakit dan penambah stamina badan bagi pria dan wanita.

Siapa saja yang bisa mengkonsumi jamu ?

Jamu terbuat dari bahan dasar herbal alami yang langsung diperoleh dari alam tanpa proses kimia, karena itu jamu dapat dikonsumi oleh pria dan wanita juga untuk semua usia. Dari anak-anak sampai orang tua tanpa terkecuali dapat mengkonsumi jamu sesuai yang dibutuhkan. Bahkan, jamu juga dapat dikonsumi oleh bayi yang masih disusui melalui perantara ibu yang menyusui bayi tersebut yang nantinya akan disampaikan melalui ASI kepada bayi.